Singaraja, 21 September 2026 – Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Buleleng menerima surat dari Badan Riset dan Inovasi Daerah (BRIDA) terkait pelaksanaan Monitoring dan Evaluasi (Monev) penerapan hasil kajian/riset tahun 2025.
Sebagai perangkat daerah leading sektor pada aspek Prioritas Pembangunan Infrastruktur, DPMPTSP Buleleng berkomitmen untuk menindaklanjuti rekomendasi hasil kajian yaitu Penguatan Infrastruktur Investasi.
Adapun rekomendasi rinci yang menjadi perhatian DPMPTSP meliputi tiga tahapan: Jangka pendek melalui finalisasi peta proyek prioritas RPJMD dengan alur investasi yang jelas, percepatan penataan kawasan Lovina, dan pembentukan satu meja koordinasi untuk mengatasi tumpang tindih perizinan. Jangka menengah melalui rancangan paket insentif bagi investor terkait penataan kawasan Lovina, Pelabuhan Celukan Bawang dan Bandara Bali Utara. Serta jangka panjang melalui integrasi infrastruktur fisik dengan strategi ekonomi wilayah seperti koridor industri ringan, jejaring pariwisata Lovina-Kubutambahan-Singaraja, serta penguatan mekanisme monitoring dan evaluasi investasi pada indikator penciptaan lapangan kerja, realisasi investasi, dan dampak lingkungan.