Pemerintah Kabupaten Buleleng terus memperkuat daya tarik investasinya di kancah internasional. Pada Kamis (29/1/2026), Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Buleleng mengikuti pertemuan virtual yang diinisiasi oleh Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) Karachi.
Pertemuan ini secara khusus membahas ketertarikan perusahaan asal luar negeri, M.H. Panhwar Farms and Group, untuk melakukan ekspansi bisnis di Indonesia. Perusahaan yang memiliki rekam jejak kuat di sektor perhotelan di Thailand serta sektor pertanian di Pakistan tersebut, kini melirik Provinsi Bali sebagai tujuan investasi. Fokus Investasi M.H. Panhwar Farms and Group menyatakan minat serius untuk berinvestasi pada sektor Pariwisata seperti Perhotelan, Agrowisata, dan Restoran
Dalam kesempatan tersebut, Kepala DPMPTSP Kabupaten Buleleng, Gede Ngurah Dharma Seputra, ST, M.AP., secara langsung memaparkan potensi serta keunggulan strategis yang dimiliki Kabupaten Buleleng. Beliau menekankan bahwa Buleleng memiliki ruang yang sangat luas untuk pengembangan Agro Tourism dan perhotelan yang menyatu dengan alam.
Selain Kabupaten Buleleng, sejumlah kabupaten lain di Bali seperti Jembrana, Klungkung, Bangli, Karangasem, dan Gianyar juga turut mempresentasikan potensi wilayah masing-masing untuk memberikan gambaran komprehensif bagi calon investor. Diskusi strategis ini juga dihadiri oleh berbagai perwakilan pemangku kepentingan, di antaranya: BAPPEDA Provinsi Bali, DPMPTSP Provinsi Bali, Biro Pengadaan Barang/Jasa dan Perekonomian Setda Provinsi Bali, Bank Indonesia Perwakilan Provinsi Bali.
Kehadiran berbagai instansi ini menunjukkan kesiapan Bali dalam menyambut investasi asing melalui skema pelayanan yang terintegrasi dan pendampingan ekonomi yang kuat.