Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Buleleng secara aktif menjemput bola untuk menarik investasi ke daerah bumi panji sakti. Langkah strategis ini dibuktikan dengan partisipasi aktif DPMPTSP Buleleng dalam kegiatan Showcasing Proyek yang digelar di Lobby Extension MBG Mall pada Minggu (7/6/2026).
Kegiatan showcasing ini merupakan bagian dari rangkaian ajang bergengsi Bali Investment Challenge (BIC) 2026 yang diinisiasi oleh Bank Indonesia. Acara ini dirancang sebagai wadah strategis bagi pemerintah daerah untuk mempromosikan potensi investasi unggulan yang siap ditawarkan kepada para investor.
Dalam ajang BIC tahun ini, Kabupaten Buleleng menampilkan 3 (tiga) profil proyek investasi andalan yang dinilai sangat prospektif dan berkelanjutan. Ketiga proyek tersebut meliputi:
Profil Investasi Budidaya Bandeng Premium Proyek ini menawarkan peluang investasi budidaya bandeng premium di sektor laut dengan menggunakan sistem Keramba Jaring Apung (High-Density Polyethylene / KJA - HDPE). Proyek ini berada di bawah naungan Dinas Pertanian, Ketahanan Pangan, dan Perikanan Kabupaten Buleleng selaku project owner.
Profil Investasi Pemanfaatan Mata Air Pegadungan Proyek yang menyasar sektor pemenuhan air bersih ini menargetkan optimalisasi sumber daya alam lokal, dengan Perumda Air Minum Tirta Hita Buleleng bertindak sebagai project owner.
Profil Investasi Daerah Bank Sampah Induk E-darling (BSI E-Darling) Mengusung konsep ekonomi sirkular dan pelestarian lingkungan, proyek pengelolaan sampah modern ini menempatkan Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Buleleng sebagai project owner.
Kehadiran delegasi Kabupaten Buleleng dalam kegiatan ini dipimpin langsung oleh Kepala DPMPTSP Kabupaten Buleleng, Gede Ngurah Dharma Seputra, ST, M.AP. Turut mendampingi dalam kegiatan tersebut, Penata Kelola Penanaman Modal Ahli Madya, Ni Made Ayu Dwi Asrini, S.Sos, serta tim Penata Kelola Penanaman Modal Ahli Muda DPMPTSP Kabupaten Buleleng.