Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Buleleng bekerja sama dengan Tim Pelaksana Swakelola Tipe II Universitas Pendidikan Ganesha (Undiksha) menerbitkan dokumen Laporan Antara Kajian Peta Potensi Investasi Kabupaten Buleleng Tahun 2026. Langkah strategis ini bertujuan memetakan kondisi perekonomian daerah, realisasi investasi, serta peluang penanaman modal lintas sembilan kecamatan di wilayah Bali Utara.
Sebagai bagian dari proses penyusunan, Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Buleleng menghadiri Focus Group Discussion (FGD) yang digelar di Ruang Rapat Mal Pelayanan Publik Kabupaten Buleleng pada Kamis, 3 September 2026.
Kegiatan tersebut dibuka secara resmi oleh Kepala Badan Riset dan Inovasi Daerah (Brida) Kabupaten Buleleng, Ketut Suwarmawan, S.S.T.P., M.M., didampingi Sekretaris DPMPTSP Kabupaten Buleleng, Ketut Agus Widi Sanjaya, S.I.P., M.M., serta jajaran Tim Pelaksana Swakelola Tipe II Undiksha.
Sebagai wilayah terluas di Provinsi Bali, Kabupaten Buleleng menyimpan beragam potensi unggulan di berbagai sektor. Keberagaman potensi ini memerlukan basis data pemetaan yang sistematis, akurat, dan mutakhir untuk mendukung promosi daerah secara efektif.
Melalui kajian ini, Pemkab Buleleng menargetkan penyediaan data potensi dan peluang investasi yang komprehensif. Dokumen tersebut nantinya dilengkapi dengan profil daerah, serta basis data spasial dan non-spasial yang terintegrasi. Informasi ini akan menjadi pedoman utama dalam pelaksanaan promosi investasi berbasis digital untuk menarik lebih banyak investor ke Buleleng.Pemerintah Kabupaten Buleleng dan Undiksha Susun Kajian Peta Potensi Investasi 2026